<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>back up devari.org</title>
	<atom:link href="http://devariku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://devariku.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 May 2008 17:21:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='devariku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>back up devari.org</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://devariku.wordpress.com/osd.xml" title="back up devari.org" />
	<atom:link rel='hub' href='http://devariku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>eBlogari: Unjuk Gigi di Google Summer of Code</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/eblogari-unjuk-gigi-di-google-summer-of-code/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/eblogari-unjuk-gigi-di-google-summer-of-code/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://devariku.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas blogger di Bali yang tergabung dalam wadah Bali Blogger Community sedang diliputi suasana suka cita. Bagaimana tidak, salah seorang anggotanya I Nyoman Ribeka telah berhasil lolos menjadi peserta Google Summer of Code tahun ini. Satu2nya peserta dari Bali. Untuk diketahui, hanya ada dua orang dari Indonesia yang lolos yaitu I Nyoman Winardi, saat ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=123&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komunitas blogger di Bali yang tergabung dalam wadah Bali Blogger Community sedang diliputi suasana suka cita. Bagaimana tidak, salah seorang anggotanya <a href="http://winardi.wordpress.com/" target="_blank">I Nyoman Ribeka</a> telah berhasil lolos menjadi peserta Google Summer of Code tahun ini. Satu2nya peserta dari Bali. Untuk diketahui, hanya ada dua orang dari Indonesia yang lolos yaitu I Nyoman Winardi, saat ini kuliah di Pittsburgh dan juga Yolla Indria (Jakarta) yang saat ini sedang kuliah di Jerman.</p>
<p>Siapakah sebenarnya seorang Winardi? Humoris dan selalu low profile, itulah kesan yang ditangkap dari dirinya. Lahir di Denpasar 16 April 1984, orangtuanya memberi dia nama lengkap I Nyoman Winardi Ribeka Pratihana. Dia dibesarkan di Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Setelah menamatkan sekolah di SMA 4 Denpasar, Winardi muda melanjutkan studinya di Institut Teknologi Bandung pada tahun 2001 mengambil jurusan Teknik Informatika. Dasar otaknya yang encer, diapun menyelesaikan studi di ITB dengan lancar dan saat ini, blogger yang masih betah menjomblo ini sedang kuliah di University of Pittsburg, Pennsylvania USA untuk master degree pada bidang Health Information Management.</p>
<p>Kesehariannya dia juga tipikal anak muda Bali pada umumnya. Hobby makan lawar, makan be guling, makan nasi campur, makan betutu, makan sate ikan ato babi, makan ikan bakar yang dibuat rame &#8211; rame saat tahun baru atau saat ngumpul2 bersama teman2nya. Disamping itu, dia juga hobby olahraga semacam sepakbola dan basket. “Saya juga hobby liatin cewek2 cantik”, ujarnya setengah bercanda. Berikut petikan ngobrol2 singkat dengan figur eBlogari kita kali ini:</p>
<p><a title="winardi1.jpg" href="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/winardi1.jpg" target="_blank"><img src="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/winardi1.jpg" alt="winardi1.jpg" width="141" height="146" /></a></p>
<p><em><strong>How would you like to describe yourself? </strong></em><br />
Kalo kata orang saya itu manis banget hahah. Padahal aslinya memang ganteng banget seh haha. Hmm saya itu selalu berusaha untuk menjadi orang yang humoris karena menurut saya hidup itu cuman sekali, so jalani hidup to the fullest dan buat tiap hari itu menjadi hari yang bahagia. Well, dalam menjalani hidup tergantung masing &#8211; masing orang memahami makna dari hidup cuman sekali itu huehehehehe. Berhubung ibu &#8211; bapak saya pernah menderita lama sekali, jadi sekarang saya ingin membuat mereka bahagia dan punya sedikit kebanggaan punya anak <em>belog</em> (bodoh) kayak saya.</p>
<p><em><strong>Cerita dikit gimana prosesnya sampai bisa kuliah di Amrik? </strong></em><br />
Waktu itu ceritannya ada teman yang udah disini yang nawarin mau kuliah lagi ato ga. Awalnya udah pengen settle saja di Bali pengen menemani ortu di Bali. Tapi penasaran juga dengan rasanya hidup di luar negeri itu kayak gimana, karena kok rasanya keren dan bikin bangga ortu juga dengan bisa ke luar negeri. Makanya jadilah saya ambil juga tu kesempatan buat beasiswa. Tapi ternyata hidup di luar negeri itu tidak keren, cenderung berat dan susah. Perih, Jendral! Jauh dari keluarga dan faktor makanan sih yang terutama yang paling berat. Tidak bisa ketemu sanak saudara, ortu, old prens dan gadis &#8211; gadis Bali yang cantik2 yang selalu nolak saya huhuhu.</p>
<p><em><strong>Kapan mulai ngeblog tepatnya? </strong></em><br />
Ngeblog udah lama huehehehehe. Udah dari tahun 2004an tapi dulunya isi tulisannya benar &#8211; benar ga penting dan ga jelas huahahahaha. Lalu tahun 2006 memutuskan pengen menulis blog yang agak serius terutama tentang Bali yang makin berubah ke arah yang tidak bechuulll. Tahun 2006 itu, tahun pertama saya pulang dari Bandung setelah lulus dan merasakan perubahan super duper drastis semenjak tahun 2001 saat saya berangkat ke Bandung.</p>
<p><em><strong>Kenapa tertarik blog? Ada misi khusus? </strong></em><br />
Dulunya denger dari teman &#8211; teman bisa bikin website sendiri dan bisa diedit &#8211; edit sesuai keinginan tapi gretongan (maklum telinga mahasiswa agak sensitif dengan kata gretongan, gratisan). Jadilah ikut &#8211; ikutan bikin blog huahahaha isinya ga jelas. Napa pake nama pribadi sbg nama blog? ada tujuan khusus? Pengen dikenal ama search engine huahahaha Jadi kalo ada orang yang iseng &#8211; iseng ga ada kerjaan dan mengetik Nyoman Winardi di Google nama saya bisa muncul huahahahaha. Sapa tau aja bisa jadi terkenal seperti om oy uy.</p>
<p><em><strong>Ada thema khusus yang mau diangkat dalam blog? </strong></em><br />
Saya umumnya suka dan pengen banget menulis tentang Bali karena saya merasa Bali yang saya tinggalkan sudah amat sangat berubah sekali dengan Bali tempat saya lahir dan tumbuh dulu. Orang mungkin berpendapat perbaiki diri sendiri. Tapi menurut saya, kalo kita tidak mensuarakan ke-concern-an kita terhadap perubahan Bali, mungkin orang &#8211; orang menjadi tidak sadar akan apa yang terjadi di Bali.<br />
Orang mungkin juga berpendapat kuman di seberang lautan tampak, kingkong di pelupuk mata tiada tampak. Saya akan sangat susah untuk melihat kekurangan saya sendiri, maka dari itu, marilah kita saling kritik dan belajar untuk bersikap dewasa menyikapi kritik terhadap kita. Saya sangat terkejut pas mau presentasi salah satu kuliah disini dengan teman &#8211; teman saya. Pas itu latihan buat persiapan presentasi dan di akhir masing &#8211; masing anggota kelompok meminta kritik dari teman &#8211; teman yang lainnya. Masing &#8211; masing dengan lancar mengemukakan kritiknya, sampe yang pedas &#8211; pedas yang mungkin bisa bikin telinga kita panas, juga dikemukan dan mereka benar &#8211; benar dewasa menanggapi kritik itu dan mau berubah sesuai kritik itu karena mereka menganggap kritik itu sebagai sarana untuk self improvement (kata mereka ini lo ya). Saya harapkan orang &#8211; orang kita bisa seperti ini suatu saat nanti.</p>
<p><em><strong>Kok jarang mengangkat Amrik related topics dalam blognya?</strong></em><br />
Orang &#8211; orang di Indonesia sudah kadung benci dengan Amerika huahaha. Kalo saya seh melihatnya dari sisi yang positif aja, ambil aja apa yang bisa kita pelajari dari mereka. Toh kita udah dewasa gini kok, udah tau mana yang bagus dan mana yang ga. Alasan kedua, pengen beli kamera dulu biar nanti tulisan saya ada buktinya. Tulisan ini tentang beberapa hal yang bisa kita pelajari dan contoh dari orang amrik dan <strong>tidak perlu pake study banding segala seperti anggota DPR/DPRD/Pemerintah, apalagi ngajak anggota keluarga. </strong></p>
<p><em><strong>Idealnya seorang blogger menurut Anda?</strong></em><br />
Buat saya ga ada yang ideal di dunia ini. Tergantung motivasi sendiri &#8211; sendiri sajalah, tergantung how do you want everyone to remember you as a blogger. Do you want to be remembered as a master of adsensing, master of social and political news atau master hal yang ga penting seperti saya huehehe.<em><strong> </strong></em></p>
<p><em><strong>Cerita dong tentang keberhasilannya lolos masuk Google Summer of Code?</strong></em><br />
Google Summer of Code itu adalah semacam lomba pemrograman dimana students dari seluruh dunia mengajukan ikut berpartisipasi dalam pengembangan aplikasi Open Source Software atau Free Software. Ini untuk mendorong students ikutan berkolaborasi dan membantu proses regenerasi developer O/FSS itu. Biar tidak yang tua2 saja yg terus jadi programmer. Nanti kalau mereka mati tidak ada yang menggantikan hehehe. Silahkan berkunjung ke <a href="http://nyomanribeka.wordpress.com/" target="_blank">blog saya</a> yang dipakai untuk ajang Google Summer of Code ini.</p>
<p>Saya ikutan yang tahun <a href="http://www.gnu.org/philosophy/free-software-for-freedom.html" target="_blank">2005 dulu</a> dan berhasil menyelesaikan project pada waktunya. Saya lolos bareng sama mbak Yolla Indria, orang Indonesia tapi kuliah di Jerman. Bangga juga rasanya bisa masuk di Google maps ne huehehe. Silahkan lihat <a href="http://code.google.com/soc/2005/results.html" target="_blank">disini</a>. Tugasnya adalah implementasi fitur &#8211; fitur baru yang pengen ditambahin ke software tersebut. Klo kerja di open source dan free software biasanya kerja sukarela. LSM untuk dunia pemrograman lah open source dan free software itu. Mereka hidup ngandelin sumbangan aja ato mereka kerja di open source dan free software itu hanya kalo mereka punya waktu. Nah karena kerja sukarela, kan tidak semua orang mau ikutan dan ga banyak programmernya, maka jadilah Google mengundang murid &#8211; murid untuk ikutan jadi programmer dan mengimplementasikan fitur &#8211; fitur buat masing &#8211; masing organisasi open source dan free software tersebut. Istilah kerennya, Google membayar mahasiswa untuk ikutan membantu LSM.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/123/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/123/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=123&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/eblogari-unjuk-gigi-di-google-summer-of-code/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/winardi1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">winardi1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja di Kapal Pesiar &#8211; Persiapan Teknis</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-teknis/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-teknis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://devariku.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mempersiapkan hal-hal non-teknis maka berikutnya adalah mempersiapkan hal2 teknis terutama yang berkaitan dengan skill. Berikut ini beberapa hal yang kiranya bisa menjadi tambahan pengetahuan terutama bagi pemula yang ingin berburu kesempatan bekerja dikapal pesiar. 1. Communication Skill. Bahasa Inggris masih menjadi ’senjata utama’ dan syarat mutlak yang harus dikuasai sebelum melamar bekerja di kapal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=122&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mempersiapkan <a href="http://www.devari.org/2008/04/27/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-mental/" target="_blank">hal-hal non-teknis</a> maka berikutnya adalah mempersiapkan hal2 teknis terutama yang berkaitan dengan skill. Berikut ini beberapa hal yang kiranya bisa menjadi tambahan pengetahuan terutama bagi pemula yang ingin berburu kesempatan bekerja dikapal pesiar.</p>
<p><strong>1. Communication Skill</strong>. Bahasa Inggris masih menjadi ’senjata utama’ dan syarat mutlak yang harus dikuasai sebelum melamar bekerja di kapal pesiar. Kemampuaan Bahasa Inggris disini tidak semata2 karena sudah kursus dan mendapat sertifikat tetapi sejauh mana bahasa itu dikuasai dan dijiwai sebagai suatu alat komunikasi. Seorang sarjana sastra inggrispun belum tentu punya skill komunikasi yang bagus. Crew kapal berasal dari berbagai negara dimana bahasa Inggrisnya agak berbeda dengan yang biasa kita pelajari di tempat kursus/sekolah/bangku kuliah. Be smart dalam memilih tempat kursus dan prakteklah lebih banyak, jangan terlalu pusing dengan masalah tata bahasa.</p>
<p><strong>2. Job Skill</strong>. Kapal pesiar sering diistilahkan dengan floating hotel (hotel terapung) jadi lowongan2 yang tersedia di kapal pesiar sangat similar dengan posisi2 pada hotel2 di darat. Pendek kata, lowongannya sebagian besar hotel related jobs. Secara umum, crew yang berasal dari Indonesia biasanya menempati posisi2 pada department Food Beverages (waiter, bartender, cook, steward, bushboy etc) dan department Housekeeping. Ada juga beberapa di Front House dan juga bagian teknisi. Dengan mengetahui lowongan2 apa yh umumnya tersedia maka sejak dini kita bisa mempersiapkan diri untuk mengasah skill di bidang tersebut baik itu melalui kursus2 kapal pesiar atapun ikut program2 D1/D2 perhotelan.</p>
<p><strong>3. Job Training</strong>. Satu2nya kesempatan untuk mempraktekkan segala yang didapat di sekolah adalah dengan cara mengikuti on the job training di hotel2. Disinilah saatnya untuk menerapkan dan belajar mengenal bagaimana sebenarnya lingkungan kerja di hotel itu. Di samping itu, sertifikat job training akan sangat membantu sebagai pelengkap dalam surat lamaran. No matter bagaimana bagusnya angka2 pada ijasah sekolah perhotelan anda kalau tidak didukung oleh pengalaman kerja (at least job training), semua itu akan menjadi kurang meyakinkan. Bagi yang sedang memikirkan untuk ikut program D1/D2 di sekolah2 perhotelan sebaiknya ditanyakan dulu apakah ada program magang atau training di hotel.</p>
<p><strong>4. Swimming Skill</strong>. Sudahkah anda bisa berenang dilaut? Jika ragu ada baiknya coba dulu berenang di laut bukan di kolam apalagi di empang hehe. Kemampuan renang adalah salah satu syarat survival.</p>
<p><strong>5. Kelengkapan Administrasi</strong>. Dimanapun melamar pekerjaan, syarat administrasi pasti ada. Begitu juga melamar pekerjaan di kapal pesiar. Secara umum yang perlu dipersiapkan adalah<br />
- Surat Lamaran (dalam bahasa Inggris)<br />
- CV (dalam bahasa Inggris)<br />
- Copy ijasah terakhir<br />
- Sertifikat sekolah perhotelan<br />
- Sertifikat pengalaman kerja/on the job training<br />
- Sertifikat Bahasa Inggris<br />
- SKCK dari kepolisian<br />
- dan dokumen2 pendukung lainnya.</p>
<p>Setelah kelima hal diatas dipersiapkan dengan matang maka saatnya untuk mulai berburu lowongan kerja di kapal pesiar. Pada postingan selanjutnya kita akan sama2 belajar trik2 berburu lowongan kapal pesiar.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/122/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/122/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=122&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-teknis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja di Kapal Pesiar &#8211; Persiapan Mental</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-mental/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-mental/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://devariku.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Persiapan mental merupakan salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk bekerja di kapal pesiar. Pada umumnya orang hanya memandang bekerja di kapal pesiar itu dari sisi ‘gemerlap’ saja semisal banyak uang dan bisa keliling dunia secara gratis sehingga faktor mental kurang diperhatikan. Akibatnya tidak sedikit yang harus pulang (bahkan dipulangkan) sebelum waktunya entah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=121&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Persiapan mental merupakan salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk bekerja di kapal pesiar. Pada umumnya orang hanya memandang bekerja di kapal pesiar itu dari sisi ‘gemerlap’ saja semisal banyak uang dan bisa keliling dunia secara gratis sehingga faktor mental kurang diperhatikan. Akibatnya tidak sedikit yang harus pulang (bahkan dipulangkan) sebelum waktunya entah itu karena tidak bisa survive dengan kerasnya ‘kehidupan’ di kapal atau bisa juga karena faktor2 non-teknis lainnya. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Penyakit homesick</strong>. Anda perlu bertanya dulu pada diri sendiri, apakah termasuk orang yang mengidap homesick parah. Faktor ini kelihatan sepele tetapi ketika sudah berada di kapal, penyakit homesick ini bisa mempengaruhi mental sehingga performance kerjapun menjadi turun. Kerja di kapal pesiar memerlukan konsentrasi dan mobilitas yang tinggi, ceria dan selalu tersenyum. Kontrak di kapal pesiar lamanya bervariasi antara enam sampai 10 bulan. Perusahaan tentunya tidak ingin punya staff member yang selalu murung karena rindu ingin bertemu keluarga, pacar dll.</p>
<p><strong>2. Pengendalian Emosi/Marah</strong>. Jika Anda termasuk golongan yang sukar mengendalikan emosi dan marah maka sangat dianjurkan untuk belajar extra keras sehingga bisa sedikit berkepribadian calm. Bekerja di kapal pesiar sangat menguras energi dan benturan2 sosial sesama pekerja tidak bisa dihindarkan. Perkelahian sesama staff member sangat tidak bisa ditoleransi di kapal dan faktor perkelahian masih menjadi alasan nomer satu dipulangkannya beberapa pekerja di kapal pesiar. Bisakah Anda tetap calm misalnya jika ada seseorang bersumpah serapah dan menuduh Anda mengambil peralatan kerjanya, misalnya?</p>
<p><strong>3 . Kemampuan adaptasi</strong>. Crew member di kapal pesiar berasal dari berbagai negara sehingga kita dituntut untuk bisa beradaptasi dengan mereka. Beberapa crew dari negara tertentu ada yang memang dari sononya sudah bermental rasial dan pembawaannya kasar. Disinilah harus jeli dalam melihat karakter mereka dan secepatnya menyesuaikan diri karena jika tidak, bisa menyulut suasana kerja yang tidak harmonis.</p>
<p><strong>4. Lampu kuning bagi yang suka minum</strong>. Ini juga sangat perlu diperhatikan terutama bagi yang memang hobby minum minuman beralkohol. Sebagian besar perkelahian disebabkan karena tingkah2 para pemabuk ndeso yang biasanya minum2 di pos kamling di desa. Sebisanya jangan sampai terjebak terlalu jauh dengan dunia alkohol dan harus tahu batas kemampuan diri.</p>
<p><strong>5. Hilangkan mental priyayi</strong>. Yang perlu selalu diingat adalah Anda berada di kapal itu untuk bekerja dan bukan sedang liburan atau jalan-jalan. Aturlah otak sehingga otomatis di setting ke dalam buruh mode alias pekerja kasar mode. No matter bagimana status sosial anda di rumah, saat dikapal semua crew member adalah sama secara sosial dan dibedakan berdasarkan jabatan dan posisi masing2.</p>
<p><strong>6. Physically fit</strong>. Last but not least adalah persiapan fisik. Kerja di kapal pesiar menuntut jam kerja yang panjang sehingga kemampuan fisik menjadi faktor yang utama. Selain olahraga yang teratur, melakukan medical check up yang lengkap juga dianjurkan untuk mengetahui secara menyeluruh kondisi kesehatan. Misalnya, tentu akan tidak nyambung jika anda mengidap motion sickness/mabuk laut lalu ngotot untuk kerja di kapal.</p>
<p>Setelah faktor2 diatas dipersiapkan dengan baik maka tahap berikutnya adalah mempersiapkan faktor2 teknis dalam rangka berburu kesempatan bekerja di kapal pesiar. Apa saja itu? Simak pada postingan berikutnya!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/121/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/121/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=121&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-persiapan-mental/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bekerja di Kapal Pesiar &#8211; Pendahuluan</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-pendahuluan/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-pendahuluan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:19:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://devariku.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[“Kudang kampil ngaba pis?” (Berapa karung bawa uang?), itulah satu pertanyaan yang seringkali dilontarkan tetangga pada saat para pekerja di luar negeri/kapal pesiar kembali ke kampung halamannya. Pertanyaan tersebut tak pelak juga menimpa saya (dan istri) pada saat mendapat jatah liburan ke Bali selama lima mingguan. Terlepas dari serius atau tidaknya pertanyaan tersebut, ternyata ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=120&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Kudang kampil ngaba pis?” (Berapa karung bawa uang?), </em>itulah satu pertanyaan yang seringkali dilontarkan tetangga pada saat para pekerja di luar negeri/kapal pesiar kembali ke kampung halamannya. Pertanyaan tersebut tak pelak juga menimpa saya (dan istri) pada saat mendapat jatah liburan ke Bali selama lima mingguan. Terlepas dari serius atau tidaknya pertanyaan tersebut, ternyata ada satu hal yang mendasari kenapa pertanyaan tersebut (dan pertanyaan money-related lainnya) bisa muncul yaitu adanya anggapan pukul rata bahwa kalau sudah bekerja di luar negeri/kapal pesiar maka para pekerja tersebut dipastikan akan mendapat sebuah merek yaitu orang kaya baru. Benarkah semua yang bekerja di luar negeri itu menjadi kaya (secara finansial) dan mempunyai berkarung-karung uang?</p>
<p>Belum tentu. Seperti pepatah bilang bahwa semakin tinggi sebuah pohon maka angin yang menimpanya juga semakin kencang. Definisi kaya juga adalah relatif tergantung ’standard’ hidup yang diterapkan orang tersebut. Beredarnya stereotype bahwa pekerja di luar negeri pasti banyak uang secara tidak langsung juga menyebabkan bekerja di luar negeri/kapal pesiar menjadi magnet yang luar biasa bagi sebagian besar kalangan pencari kerja di Bali dan Indonesia pada umumnya. Jika dibandingkan dengan gaji karyawan swasta di Indonesia, gaji di luar negeri memang bisa berlipat-lipat jumlahnya (secara nominal) tapi jika faktor2 lain juga dipertimbangkan misalnya faktor sosial dan mental, maka nilai nominal yang berlipat2 tersebut bisa jadi nilainya akan sama secara ‘universal’ jika dibandingkan dengan gaji yang di Indonesia.</p>
<p>Akibat magnet yang luar biasa tersebut terkadang para pencari kerja di luar negeri/kapal pesiar menjadi ‘buta’ alias menjadi mudah tertipu dengan janji2 agen penyalur yang tidak jelas kredibilitasnya. Beberapa pencari kerja bahkan tidak cukup melakukan persiapan2 sebelum memulai proses hunting pekerjaan ini. Cara2 instant lebih mudah menarik mereka walau seringkali sebagian besar berakhir gigit jari. Apa saja hal2 dasar yang perlu diketahui tentang bekerja di kapal pesiar? Persiapan2 apakah yang perlu dilakukan untuk memperbesar peluang mendapat pekerjaan di kapal pesiar? Posisi2 apa yang biasanya tersedia di kapal pesiar? Berapa sebenarnya rentangan gaji orang bekerja di kapal pesiar/luar negeri itu?</p>
<p>Temukan jawabannya pada tulisan2 berikutnya!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/120/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/120/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=120&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/bekerja-di-kapal-pesiar-pendahuluan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Insiden SIM Indonesia di Karibia</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/insiden-sim-indonesia-di-karibia/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/insiden-sim-indonesia-di-karibia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 17:18:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://devariku.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Mau nyetir mobil di luar negeri? Sangat dianjurkan untuk memastikan terlebih dahulu dengan polisi setempat apakah SIM A Indonesia berlaku disana. Jika anda nekat maka siap-siap saja berurusan dengan polisi disana yang kayaknya sama sekali tidak bisa di sogok. Masing-masing negara mempunyai aturan yang berbeda-beda regarding bisa atau tidaknya SIM Indonesia digunakan di negara tersebut. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=119&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mau nyetir mobil di luar negeri? Sangat dianjurkan untuk memastikan terlebih dahulu dengan polisi setempat apakah SIM A Indonesia berlaku disana. Jika anda nekat maka siap-siap saja berurusan dengan polisi disana yang kayaknya sama sekali tidak bisa di sogok. Masing-masing negara mempunyai aturan yang berbeda-beda regarding bisa atau tidaknya SIM Indonesia digunakan di negara tersebut.</p>
<p>Selama di Karibia (Turks Caicos Island) saya tidak mengetahui bahwa sebenarnya SIM Indonesia hanya berlaku selama enam bulan, setelah itu kita harus nyari SIM lokal dengan biaya sebesar USD 150. Kabar burung yang saya dengar selama tiga tahun terakhir ini adalah bahwa SIM Indonesia berlaku terus selama SIM itu tidak mati tanggalnya makanya sayapun dulunya dengan PD selalu nyewa mobil pas jalan2 ke kota (downtown). Asyiknya lagi perusahaan rent carnya tidak tahu mana SIM C atau SIM A. Mungkin juga mereka tidak perduli as long as as dagangan mereka laku.</p>
<p>Sampai pada insiden beberapa waktu lalu saat berkendara bersama beberapa teman di kota. Beberapa polisi menghentikan mobil kami dan menanyakan surat2 dan tentu saja SIM. Sang teman yg kebetulan nyetir mengeluarkan SIM Indonesia dan dikatakan NO WAY. Mereka galak sekali karena mengetahui bahwa kami sudah beberapa tahun di sana tapi tidak mengetahui peraturan bahwa SIM Indonesia hanya berlaku enam bulan saja sejak kedatangan pertama. Lalu kamipun ditanya work permit dan bisa ditebak, tidak ada yang bawa alias memang selalu tersimpan di kamar. Mereka tambah marah dan siap2 untuk menyita mobil dan interogasi lebih lanjut. <a href="http://okanegara.wordpress.com/2008/04/23/akhirnya-saya-jadi-terdakwa/" target="_blank">Believe me, berurusan dengan polisi di negeri orang jauh lebih mengerikan daripada di Indonesia</a>. Akhirnya sebuah keajaiban kecil menolong kami, ketika kami tunjukkan ID Card tempat kami kerja, para polisi itu tiba2 cooling down dan berkata <em>“Oh Parrot Cay hah, OK you free to go”. </em></p>
<p>Jika dipikir2 sebenarnya insiden itu tidak perlu terjadi jika saja kami:<br />
1. Mengetahui dan memahami tanda2 lalu lintas di parkiran, mana keluar mana masuk, mana one way mana dua arah.<br />
2. Mengemudi dengan ‘normal’ dan tidak bermental ‘kampungan’. Pada umumnya orang Indonesia itu akan keluar gayanya jika sudah bawa mobil: musik keras2 lalu buka jendela lagi, bikin ribut suasana parkiran.</p>
<p><a href="http://sharethis.com/item?&amp;wp=2.3.3&amp;publisher=d32f11e1-a589-4353-87a6-5e9774f4084c&amp;title=Insiden+SIM+Indonesia+di+Karibia&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.devari.org%2F2008%2F04%2F23%2Finsiden-sim-indonesia-di-karibia%2F" target="_blank">ShareThis</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/119/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/119/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=119&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/05/01/insiden-sim-indonesia-di-karibia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>eBlogari: Saya Blogger Sampah (yg Way too Cool)</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/04/20/eblogari-saya-blogger-sampah-yg-way-too-cool/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/04/20/eblogari-saya-blogger-sampah-yg-way-too-cool/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 19:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[eBlogari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/2008/04/20/eblogari-saya-blogger-sampah-yg-way-too-cool/</guid>
		<description><![CDATA[Aroma beer dalam botol-botol dingin selalu menjadi teman setia dikala menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer. Dia hobby sekali mengambil gambar dirinya sendiri lalu kerja keras setengah mati untuk membuat gambar2 tersebut menjadi looking pretty good dan lalu meng-uploadnya ke internet. Buat apa? &#8220;to improve my self confidence&#8220;, jawabnya datar, tanpa ekspresi. Hari-harinya mirip [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=118&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aroma beer dalam botol-botol dingin selalu menjadi teman setia dikala menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer. Dia hobby sekali mengambil gambar dirinya sendiri lalu kerja keras setengah mati untuk membuat gambar2 tersebut menjadi looking pretty good dan lalu meng-uploadnya ke internet. Buat apa? <em>&#8220;to improve my self confidence</em>&#8220;, jawabnya datar, tanpa ekspresi. Hari-harinya mirip kalong, berkelana di malam hari dan tidur di siang hari. Jikapun terjaga di siang hari, itu juga terpaksa, karena sang pacar yang menyambangi. Walau begitu, dia masih merasa selalu bernasib buruk menjalani banyak relationship yang complicated dan aneh sampai menuju sebuah cerita yang tak ada akhirnya.</p>
<p>Itulah sedikit gambaran tentang seorang Saylow, pemilik blog <a href="http://www.saylows.com" target="_blank">www.saylows.com</a> yang menjadi figur eBlogari kita kali ini. <em>Slenge&#8217;an</em>, mungkin kesan pertama yg muncul saat mengenal doi pertama kali. Blogger asli kelahiran Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis ini ternyata seorang &#8216;pendekar&#8217; mumpuni di dunia teknologi informasi khususnya dalam bidang graphic dan web designer. Setelah menamatkan sekolah di SMAN 4 Denpasar, diapun melanjutkan studinya di Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Industri. Target 5 tahun yang dipatok ortu saat itu tak terpenuhi maka di tahun kelima diapun harus &#8216;cari makan&#8217; sendiri di Yogyakarta. Sebuah pilihan yang memberatkan karir kuliahnya. Diapun putuskan untuk balik ke Bali di tahun 2005 untuk mengawali lembaran baru. &#8220;<em>Sebenarnya saya dulu rencanya mau kuliah di Melbourne, tapi saya orangnya punya prinsip dan tidak mau ikut-ikutan teman waktu itu yg banyak kuliah di sana</em>&#8220;, katanya dengan <em>ngeles </em>mode on. Berikut perbincangan singkat dengan Saylow:</p>
<p><a href="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/saylow2.jpg" title="saylow2.jpg"><img src="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/saylow2.jpg" alt="saylow2.jpg" height="198" width="130" /></a></p>
<p><em><strong>Namanya memang Saylow? </strong></em><br />
Heheh aslinya sih (klo ga salah) Putu Hendra Brawijaya Putra. Tiang lahir di Malang, Jawa Timur ketika itu Mamah masih bertugas di Rumah Sakit Jiwa Porong tentunya sebagai perawat bukan pasien. Tiang lahir di Rumah Sakit Brawijaya Malang, makanya nama KTP ada embel-embel Brawijaya. Bayangkan seandainya tiang lahir di Rumah Sakit Wangaya, Papah tiang pasti akan memberi tiang nama Putu Hendra Wangaya Putra hahaha nggak banget khan? Mungkin panggilannya jadi Tuan Wang hahaha kayak nama mafia Hongkong yang di dubbing hihihihi</p>
<p><em><strong>Gimana bisa nemu nama Saylow? </strong></em><br />
Huauaua&#8230; ketawa dulu. OK sebenarnya Saylow berasal dari kata Sele (ubi:dalam bahasa Bali), tapi biar kweren tiang menulisnya menjadi Saylow. Nama itu tiang dapat dari seorang teman &#8220;Kadek Something&#8230;&#8221; lupa nama lengkapnya. Waktu SMA tiang sering nyeletuk ketika temen ngobrol agak sok tahu/sombong/gebuh seperti ini : &#8220;<em>Sele Gebuh Jaen, Bungut Gebuh Gemelan Ba&#8217;ang Jaen</em>&#8221; Yang artinya&#8230; halah&#8230; &#8220;Kalau Ubi di kukus mateng sampai merekah pasti enak, tapi kalau mulut merekah paling cocok dikasi bogem&#8221;  hahaha karena awal-awal perkenalan di SMA belum hafal nama akhirnya temen-temen terbiasa memanggil tiang dengan &#8220;Saylow&#8221;</p>
<p><em><strong>Awalnya Low kenal dengan dunia blog? </strong></em><br />
Awalnya dimulai dalam perjalanan tiang mencari CMS (content management system) buat website client. Tiang kenal blog karena nyoba2x pake MT yang tak install singkat (waktu mereka ngasi space hosting gratisan). Lupa tahunnya&#8230; nggak penting, <strong>berapa lama kita ng&#8217;blog tidak menjadikan seseorang keliahatan ebat tentang urusan blog</strong>. Search, click the correct link, read it and KABOOM you become an expert instantly, it&#8217;s all there all you need is RTFM (read the f*ck&#8217;in manual)</p>
<p><em><strong>Tujuan Low sebenarnya ngeblog apaan seh? </strong></em><br />
Emang harus ada tujuannya yah? OK, kalau begitu tiang ng&#8217;blog buat nyampah, having fun, berekspresi dan berbagi. Tiang termasuk blogger Negatif atau mereka sering menyebutnya Blogger Sampah&#8230; &#8220;Depang Anake Ngadanin&#8221; (biarkan orang yang menilai: dev)</p>
<p><em><strong>Atau punya konsep khusus yg dianut dalam dunia blog? </strong></em><br />
My Blog is My Freedom, tiang memposting apapun yang tiang anggap cool, dulu orang menyebutnya sebagai &#8220;Self Marketing&#8221; tapi  sekarang lebih dikenal dengan Narsis&#8230; so what? Dulu ketika kata Narsis belum jadi trend orang cuek-cuek aja berekspresi tapi setelah kata-kata Narsis jadi trend orang cenderung menghindari untuk berekspresi, kenapa musti jadi orang lain?</p>
<p><em><strong>Kelihatannya Low rada2 males dan cuek dalam berinteraksi di dunia blog (blogwalking). Napa? </strong></em><br />
No, bukannya males, sebenarnya tiang cenderung NGGAK PEDULI atau UICG (Urus Iban Chi Gen/urus dirimu sendiri) huahuahauau. Gila aja kalau blogwalking kesetiap blog temen dari ID-GMAIL, BBC, atau Blog temen di Social Networks favorite-nya. Tiang hanya blogwalking ketika seseorang put a comment on my blog and I comment back on their latest post dan itupun hanya karena niat baik dan cenderung comment tiang nggak penting, atau kalau lagi mentok mau ngapain online, tiang baru buka RSS Bandit. Tiang tidak mengundang orang untuk berpartisipasi comment di Blog tiang, mostly adalah temen-temen yang sudah tahu dan ngerti karakter tiang kalau jokes adalah penting sekali no hurt feeling-lah walaupun becanda tiang seringkali sangat offensive hahah.</p>
<p><em><strong>Idealnya blogger itu menurut seorang Saylow?</strong></em><br />
Blog itu menurut tiang pribadi adalah media bebas, dalam artian orang bisa membentuk/menjadi character apa saja/certain images yang mereka inginkan lewat Blog. Bisa saja di blog mereka kelihatan nice dan cerdas tapi ketika bertemu muka &#8220;<em>they even don&#8217;t know how to treat people nicely</em>&#8221; atau sebaliknya. Semua orang CaPer (cari perhatian) tapi damn kita nggak mau dong mengakuinya, bullshit kalau kita ng&#8217;blog bukan buat cari perhatian. Bentuknya aja yang berbeda-beda, atau dibahasakan agar terlihat menjadi sedikit berkesan beradab or intelek. Cape kali yah? hahahaha  Ng&#8217;blog dong untuk menjadi apa saja yang kamu suka.</p>
<p><em><strong>Ada prestasi kali di dunia blog? </strong></em><br />
Hahaha tiang bukan tipe orang yang berprestasi, kalau portfolio iya mungkin beberapa bisa dilihat di :<br />
- <a href="http://saylow.deviantart.com/gallery/" target="_blank">My DeviantArt Gallery</a><br />
- <a href="http://www.flickr.com/photos/saylows/collections/72157604440619008/" target="_blank">My Flickr Gallery</a><br />
- <a href="http://www.waterandstone.com/recent-work.html" target="_blank">Working as part of  the water &amp; stone team in 2005-2007</a></p>
<p><em><strong>Formalnya kerja apa sekarang? Kemaren resign tuh, what makes you so strong tuk ambil keputusan itu? </strong></em><br />
Sekarang tiang fully freelance Graphic &amp; Web Designer, pekerjaan full time terakhir di <a href="http://waterandstone.com/" target="_blank">waterandstone.com</a> sebagai Web Designer, Illustrator dan Domain-Hosting Administrator. <strong>Resign</strong>, lebih ke alasan &#8220;kebebasan&#8221;. Tiang sudah pernah bekerja di IT Company, Radio, Clothing Company, Majalah, Web Studio jadi saya sudah dapet ilmunya jadi sudah waktunya memikirkan rencana-rencana buat diri sendiri.<br />
Sekarang tiang merangkul teman-teman dekat tiang yang menggeluti graphic designer, web designer, web developer, flash animator, network admin dan copywriter dalam sebuah studio komunitas bernama <a href="http://www.28sign.com/" target="_blank">www.28sign.com</a><br />
Di 28Sign kami berbagi project, masing-masing mengerjakan tugasnya sesuai dengan spesialisnya.</p>
<p><em><strong>Kerjaan Low kan komputer/design related things, trus blog juga komputer/internet things, bosan ga bro? klo iya, ngatasinnya gimana? </strong></em><br />
Simple just get back to your real life, finding a good venue for sunset with good brew in a bottle, with some good friends listening to good music.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/118/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/118/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/118/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/118/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=118&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/04/20/eblogari-saya-blogger-sampah-yg-way-too-cool/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.devari.org/wp-content/uploads/2008/04/saylow2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">saylow2.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pecadang Kuang (lagi)</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/04/19/pecadang-kuang-lagi/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/04/19/pecadang-kuang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 16:02:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karibia]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/2008/04/19/pecadang-kuang-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Dude, I&#8217;m going away on Friday morning for four days. Could you help me and cover the usual for me? What is your off day this week? Let me know if you can so we can do a handover. Sebuah email datang dari Kepala Suku IT di resort tempat saya kerja. Iya, saya kembali menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=117&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Dude, I&#8217;m going away on Friday morning for four days. Could you help me and cover the usual for me? What is your off day this week? Let me know if you can so we can do a handover.</em></p>
<p>Sebuah email datang dari Kepala Suku IT di resort tempat saya kerja. Iya, saya kembali menjadi <em>pecadang kuang</em>. Dalam Bahasa Bali itu artinya semacam ban serep yang kalau tidak diperlukan <a href="http://www.devari.org/2008/02/26/my-it-dream-is-dead/">dicuekin</a> tapi kalau saat diperlukan baru dibaik2in. Walau cuman empat hari tapi rasanya akan lama banget karena tanggung jawab yang sedemikian besar ditambah lagi belum menguasai betul2 seluk beluk networking, PABX system, Satellite TV system dan segela tetek bengek end-user support.</p>
<p>Saya memang susah kalau bilang tidak, makanya dibawa ke positif saja. Hitung2 belajar dan nyari pengalaman dan juga kesempatan untuk pasang gaya alias narsis. Walau pengetahuan IT masih hijau. Satu hal yang membuat saya PD adalah karena saya kerjanya volunteer jadi kalau tidak bisa pecahkan masalah tinggal bilang tunggu saja kepala ITnya.</p>
<p>Mohon maaf juga beberapa hari ke depan tidak bisa blogwalking karena sibuk pretending to be a geek <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:black;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/117/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/117/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=117&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/04/19/pecadang-kuang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sarasamuccaya, Diskriminasikan Wanita?</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/04/17/sarasamuccaya-diskriminasikan-wanita/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/04/17/sarasamuccaya-diskriminasikan-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 20:08:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[social life]]></category>
		<category><![CDATA[tanya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/2008/04/17/sarasamuccaya-diskriminasikan-wanita/</guid>
		<description><![CDATA[Caution!  Some people may find this post is disturbing. This is a personal open question not a judgment. Ada apa dengan Sarasamuccaya? Demikian fikiran pertama yang terlintas di benak saya ketika kemarin membaca beberapa halamannya. Buku suci yang merupakan bagian dari kitab suci agama Hindu itu sebenarnya selalu saya bawa bahkan sampai di Karibia. Makna [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=116&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Caution!  Some people may find this post is disturbing. This is a personal open question not a judgment.</em></strong></p>
<p>Ada apa dengan Sarasamuccaya? Demikian fikiran pertama yang terlintas di benak saya ketika kemarin membaca beberapa halamannya. Buku suci yang merupakan bagian dari kitab suci agama Hindu itu sebenarnya selalu saya bawa bahkan sampai di Karibia. Makna sloka2 (ayat2) yang terkandung didalamnya cukup ampuh bagi saya pribadi sebagai sebuah rem mental. Kebiasaan saya adalah membaca sloka2 tersebut secara random sehingga sesuai kebutuhan (situasi saat itu) dan tidak cepat bosan. Kemarin sampailah saya pada sloka2 yang membahas masalah hawa nafsu dan wanita yaitu dari sloka 424 sampai dengan sloka 442. Alangkah kagetnya saya karena sloka2 tersebut terasa sangat ekstrem dan cenderung mendiskriminasikan wanita. Saya termasuk golongan newbie dan gaptek dalam hal mengartikan makna2 dalam sloka tersebut dan sangat menyadari bahwa mungkin otak saya yang belum punya kemampuan untuk mencerna makna yang terkandung, karena itulah postingan ini sekaligus sebagai media untuk bertukar ide dan media pencerahan bagi saya pribadi.</p>
<p>Sarasamuccaya yang saya punya adalah terbitan Yayasan Dharma Sarathi Jakarta tahun 1991, karangan I Njoman Kadjeng dkk, berwarna hitam ukuran pocket. Sloka2nya dijelaskan dalam tiga bahasa yaitu Bahasa Sansekerta, Bahasa Jawa Kuna dan Bahasa Indonesia. Berikut ini saya kutip beberapa sloka yang belum saya mengerti dan terasa begitu radikal.</p>
<p><em>Sloka 424: Diantara sekian banyak yang dirindukan, tidak ada yang menyamai wanita dalam hal membuat kesengsaraan; apalagi memperolehnya dengan cara yang jahat; karenanyalah singkirilah wanita itu, meskipun hanya diangan-angan, hendaklah ditinggalkan saja. </em></p>
<p><em>Sloka 429: Kesimpulannya, wanita itu umumnya bertingkah laku buruk, tidak dapat dibatasi, meskipun telah dibatasi dan kepadanya telah diberikan ajaran2 yang benar; namun sebab ia bukan karena patuh waktu dinasehati, hanya tampaknya tunduk terhadap suaminya; sebab yang sesungguhnya ia berbuat demikian, agar dia jangan digarap (disakiti) lagi; mungkin karena takut disiksa maka ia berlaku demikian (terhadap suaminya) </em></p>
<p><em>Sloka 432: Tidak akan henti2nya jika dosa wanita itu diceritakan, bilamana ada orang yang berlidah seribu dan berusia 100 tahun serta tidak melakukan pekerjaan lainnya, melainkan hanya dosa wanita itu saja yang diceritakannya, pasti tidak akan berakhir ceritanya sampai jangkanya datang dicaplok maut. </em></p>
<p>Demikian beberapa contoh sloka tersebut. Walaupun terjemahan Bahasa Indonesianya agak &#8216;patah-patah&#8217; namun arti harfiahnya cukup jelas bagi saya begitu pula sloka2 yang lain cukup bisa saya ikuti. Menyimak sloka-sloka diatas, saya menjadi bingung sendiri. Darimana kita harus memulai konsep berfikir dalam memaknai arti sloka tersebut. Apakah cukup fair memposisikan wanita seperti dalam sloka2 tersebut? Jika titik tolaknya adalah dari segi pandita point of view (baca: orang suci), bukankah para pinandita kita di Bali juga ada konsep laki wanita? Makanya kita punya Ida Peranda (male) dan juga Ida Peranda Istri (female). Dalam konsep ketuhanan Hindu juga ada male female, ada Dewa ada dewi. Bagaimana dengan konsep Grehasta yang mana kita harus melaksanakan tahap berumah tangga? Bagaimana dengan konsep ibu pertiwi? Bukankah ibu pertiwi itu diasosiasikan &#8216;wanita&#8217;? Apakah kitab suci Sarasamuccaya itu khusus untuk orang2 nyukla Brahmacari (tidak menikah seumur hidup) saja?</p>
<p>Dengan pikiran yang bodoh ini sungguh saya tidak terima dengan sloka2 tersebut. Bagaimana dengan konsep sorga ada di bawah telapak kaki ibu? Semoga kebenaran datang dari segala arah. Any pencerahan is welcomed.<em><br />
</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=116&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/04/17/sarasamuccaya-diskriminasikan-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nunas Baos, Kebenaran Mutlak?</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/nunas-baos-kebenaran-mutlak/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/nunas-baos-kebenaran-mutlak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 22:56:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[social life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/2008/04/15/nunas-baos-kebenaran-mutlak/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam masyarakat Bali ada satu tradisi yang bernama nunas baos. Secara harfiah nunas baos berasal dari dua kata Bahasa Bali yaitu nunas yang berarti minta/memohon dan baos yang berarti suara (gaib). Jadi nunas baos kurang lebih artinya momohon suara gaib atau pawisik biasanya dari roh leluhur. Tradisi ini sudah lumrah dilakukan dalam masyarakat Bali dimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=115&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam masyarakat Bali ada satu tradisi yang bernama <em>nunas baos</em>. Secara harfiah <em>nunas baos</em> berasal dari dua kata Bahasa Bali yaitu nunas yang berarti minta/memohon dan baos yang berarti suara (gaib). Jadi <em>nunas baos</em> kurang lebih artinya momohon suara gaib atau pawisik biasanya dari roh leluhur. Tradisi ini sudah lumrah dilakukan dalam masyarakat Bali dimana memang ada <em>pemangku/balian</em> (orang pintar) yang khusus melayani warga yang mau melakukan ritual nunas baos. Ritual ini secara harfiah bisa juga diartikan sebagai satu kegiatan untuk memohon petunjuk/bertanya kepada leluhur, roh leluhur kemudian meminjam badan kasar sang pemangku untuk memberikan wejangan atau petunjuk. Tentu saja sang pemangku tersebut dalam keadaan trance.</p>
<p>Ada beberapa hal yang menyebabkan orang Bali melakukan ritual nunas baos ini. Biasanya karena di timpa musibah. Jarang sekali (tidak ada?) orang Bali yang nunas baos karena sedang dapat rejeki misalnya.  Mungkin sudah sifat dasar manusia yang kalau dalam keadaan senang, suka lupa dan acuh terhadap spiritual related things. Secara umum ada tiga penyebab mengapa orang Bali melakukan ritual nunas baos:</p>
<p><strong>1. Kematian</strong>. Ini biasanya kematian yang tidak wajar semisal meninggalnya dianggap aneh karena tidak sakit juga masih usia produktif. Keluarga yang ditinggalkan ingin bertanya kepada leluhur hal2 misalnya sebab2 kenapa dia meninggal, apakah karena ada salah terhadap leluhur (jika benar, kejam amat ya leluhur main matiin aja), apakah ada kurang upacara, atau adakah orang lain yang meyebabkan kematiannya (santet) dll.</p>
<p><strong>2. Sakit</strong>. Selain secara medis, orang Bali juga akan melakukan ritual nunas baos jika ada keluarga yang sakit keras dan obat2/tindakan medis tidak mampu berbuat banyak.</p>
<p><strong>3. Kehilangan</strong>. Daripada lapor polisi, sebagian orang Bali lebih suka melakukan ritual nunas baos jika kehilangan sesuatu yang bernilai ekonomi besar semisal perhiasan, mobil ataupun benda2 pusakan warisan nenek moyang. Mereka akan bertanya kepada leluhur, kenapa hilang, siapa yang ambil, ada salah apa kami kok hilang dll.</p>
<p>Kronologi ritual itu biasanya sebagai berikut (sesuai pengalaman saya), pertama2 adalah persiapan banten (sesajen) yang terdiri dari <em>canang selikur </em>dan juga <em>banten pejati. </em>Sebelum berangkat ke rumah pemangku yang melayani ritual tersebut terlebih dahulu kita harus <em>matur piuning</em> (minta ijin/permakluman) kepada Ida Bhatara Hyang Guru (Tuhan) yang berstana di sanggah kita masing2 (pura kecil di rumah). Intinya bilang &#8220;Tuhan, saya mau pergi nih melakukan ritual, mohon direstui&#8221;.</p>
<p>Seringkali wejangan leluhur atau roh yang meninggal itu terlalu banyak untuk diingat sehingga kita perlu membawa tape recorder kecil, nantinya bisa diputar di rumah untuk didiskusikan dengan anggota keluarga yang lain. Pertanyaannya sekarang adalah seringkali hasil nunas baos berbeda antara tampat yang satu dengan yang lainnya, padahal yang &#8216;bicara&#8217; adalah roh yang sama, prosesi yang sama dan juga sesajen yang sama. Hanya pemangkunya ya berbeda.  Bagaimana menjelaskan ini? Akhirnya saya pribadi berkesimpulan bahwa nunas baos tidak bisa dijadikan kebenaran mutlak. Namanya juga nunas alias minta, bisa dikasi atau tidak. Berdoa dan mohon pencerahan dari Tuhan tetap yang utama.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/115/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/115/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=115&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/nunas-baos-kebenaran-mutlak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf, Ada Migrasi Server</title>
		<link>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/maaf-ada-migrasi-server/</link>
		<comments>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/maaf-ada-migrasi-server/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 16:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>devariku</dc:creator>
				<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar-kabari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.devari.org/2008/04/15/maaf-ada-migrasi-server/</guid>
		<description><![CDATA[DevaRi mohon maaf kepada para sobat DevaRi karena kemaren tanggal 13 April 2008 kurang lebih antara jam 1 &#8211; 2 pm GMT &#8211; 5, telah terjadi migrasi server di tempat saya hosting blog ini. Akibat dari migrasi server itu banyak data-data say yang hilang termasuk draft, setting2 terakhir dan juga beberapa komentar terutama komentar2 pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=114&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DevaRi mohon maaf kepada para sobat DevaRi karena kemaren tanggal 13 April 2008 kurang lebih antara jam 1 &#8211; 2 pm GMT &#8211; 5, telah terjadi migrasi server di tempat saya hosting blog ini. Akibat dari migrasi server itu banyak data-data say yang hilang termasuk draft, setting2 terakhir dan juga beberapa komentar terutama komentar2 pada postingan kapal pesiar kemarin.</p>
<p>Sebelumnya saya tidak mengerti kalau telah terjadi migrasi server dan kurang mengerti teknis2 begituan. Kemarin sempat bingung juga karena tiba2 kok settingan blog kembali ke satu hari sebelumnya. Siang ini saya sempat chat dengan pemilik hostingnya dan barulah tahu kalau ada migrasi2 gitu. Yang saya sesalkan adalah kenapa selalu konsumen yang jadi korban</p>
<p>Saya cukup disappointed dengan hal ini, apapun namanya entah server migrasi, urbanisasi, transmigrasi atau whatever, jangan sampai merugikan konsumen. Paling tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu sehingga konsumen bisa jaga2 dan melakukan back up. Good newsnya adalah company hostingnya masih punya data back up, tapi tetap saja kita tidak nyaman jadinya kalau harus setting ulang.</p>
<p>Mohon maaf kepada pengunjung yang komentarnya hilang baik itu di devari.org ataupun di devari.info. Beberapa reply saya juga hilang.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/devariku.wordpress.com/114/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/devariku.wordpress.com/114/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/devariku.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/devariku.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=devariku.wordpress.com&amp;blog=3623837&amp;post=114&amp;subd=devariku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://devariku.wordpress.com/2008/04/15/maaf-ada-migrasi-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9da5fb245122822390e5194ed5658df8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">devariku</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
